Pages

Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Thursday, August 29, 2019

Contoh Sambutan Panitia dalam Bahasa Jawa

Contoh Sambutan Panitia dalam Bahasa Jawa

             Dalam salah satu bagian dari acara entah itu acara pernikahan, perpisahan sekolah, atau peresmian dll, pasti ada waktu dimana salah seorang atau beberapa orang maju untuk melakukan sambutan.  Nah, sambutan itu juga termasuk salah satu yang sakral dalam bagian acara. Bagimana tidak, itu juga termasuk pegambaran dari sebuah kualitas acara karena yang melakukannya pun pasti orang yang berperan pentingdalam acara tersebut bukan?

            Sambutan juga ada berbagai macam bahasa. kalo yang umum menggunakan Bahasa Indonesia, tapi tidak dipungkiri ada sambutan yang menggunakan bahasa daerah masing-masing. bisanya lebih berkaitan dengan acara yang menyangkut adat dan budaya. Salah satu nya menggunakan bahasa jawa. Bahasa Jawa sebagai bahasa daerah dan bahasa tidak resmi yang paling banyak penuturnya di dunia ini tentu memiliki peranan penting. walaupun mayoritas sudah bisa, tapi hanya minoritas yang bisa menggunakan dengan baik dan benar dengan bahasa halus atau yang disebut "basa krama". Karena sewajarnya dalam sambutan yang notabene acara formal tentu harus menggunakan bahasa yang halus "basa krama". Nah agar tidak salah dan sebagai persiapan atau buat lathan. Saya mau membagikan sebuah sambutan dalam basa yang halus "basa krama" yang bertema tentang acara peresmian gedung baru. Simak yaa


---------------------------------------------------------
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


              Ingkang kula hormati bapak kepala sekolah SMA Karunia Jaya, ingkang kula hormati bapak, ibu guru lan karyawan sekalian lan boten kesupun para tamu ingkang sampun lenggah wonten panggenan.

          Kaping pisan, monggo kita raosaken puji syukur kita, wonten ngarsanpun Gusti Allah SWT, amargi sampun dipun paringi sedoyo kenikmatan, rahmat, lan hidayah puniko, sehinggo kula lan panjengengan sami saget rawuh, lan hadir wonten acara "PERESMIAN PERPUSTAKAAN SMA Karunia Jaya" mugi-mugi saget kelampahan lan boten eonten alangan satunggal punopo.

         Engkang nomor kalih sholaeat saha salam kita aturaken kangge Baginda RosululRas Muhammad SAW.  Poro sedherekipun, sahabat, tabi'in, tabi'at lan poro umatipun kangkang nsyaa Istiqomah nglampahi punopo ajaranipun.

       Para hadirin sekalian, wonten mriki kula matur suwun sanget dumateng panjenengan engkang sampun tindak wonten mriki. Kula uga mauga matur suwun dumateng para panitia penyelenggara engkang sampun sae, miwiti acara niki, wiwit saking perencanaan lan insyaallah dugi rampung. Ingkang paling pentint sedoyo pihak engkang sampun bantu, tulung ttulung tinulung, ngerekso kangge lancaripun pembangunan Perpustakaan Sekolah SMA Karunia Jaya. Mugi-mugi amalan lan bantuan sedoyo punika dipun welas kaliyan Gusti Allah SWT.

           Lajeng sakmenika kula nggih nyuwun pangapunten. Menawi wonten kekiranganipun ing acara punika. Kula nggih memaklumi persiapan acara punika mepet sanget, jalaran rencananipun aneng dipun resmikne dinten senin ngajeng. Ananging mendadak diubah dinten niki  amargi Bapak wonten kepentingan acara.
Nggin mugi-mugi boten ngurangi antusias lan semnalan semangatipun poro hadirin sekaliyan.

        Harapan kula perpustakaan niki saget dipun ginaaken sedoyo kalangan sekolah, lab insyaaallah bertahap koleksi bukunipun ditambah. Monggo poro panjengen engkang gadhah buku saget dipun sumbangaaken teng mriki. Lan menawi wonten kritik lan saranipun mangkeh saget dipun sampeaken dhateng Kepala Divisi Perpustakaan.

       Cekap semanten mawon saking kula, mbok bilih wonten kalepatanipun, kula nyuwun agunging samudra pangaksami.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

--------------


Wednesday, April 13, 2016

Purwakanthi Swara, Sastra, Lumaksita

Purwakanthi iku tegese runtute Swara, Sastra, sarta tambung kang ana ing ngarep karo Swara, Sastra, lan tembung kang ana ing mburine. Purwakanthi kaperang dadi telu, yaiku :

1.) Purwakanthi Guru Swara = Purwakanthi kang adhedhasar runtute swara sing ana ing ngarep karo swara sing ana ing mburine. Tuladha : a.) Watak putri kudu gemi setiti ngati-ngati (Swara i) b.) Ana awan, ana pangan (swara an) c.) Kembang menur tinandur tepining sumur (swara ur)

2.) Purwakanthi Guru Sastra = Purwakanthi kang adhedhasar runtute sastra (konsonan) sing ana ing ngarep karo sastra sing ana ing mburine. Tuladha : a.) Tatag, teteg, bakal tutug (sastra t) b.) Sluman slumun slamet ( sastra sl) c.) Kala kula kelas kalih, kalung kula kolang kaling (sastra k)

3.) Purwakanthi Lumaksita = Purwakanthi kang adhedhasar runtute tembung sing ana ngarep karo tembung sing ana mburine. Tuladha : a.) Kolik priya, priya gung anjani putra (trmbung priya) b.) Nandhang lara, larane wong lara lapa (tembung lara) c.) Rujak degan, degane krambil ijo (tembung degan)

*) Sekian, Semoga Membantu:) :) :)

Monday, November 2, 2015

Download Buku Belajar Bahasa Jepang .Pdf

20151102232952.jpg

Bahasa Jepang merupakan bahasa yang paling banyak di pelajari di dunia selain Bahasa Arab,Inggris,Mandarin. Banyak alasan mengapa bahasa jepang banyak di pelajari mulai dari kebutuhan untuk Kontrak kerja,Sekolah,Wisata, bahkan cuma sekedar ingin tahu aja. Tapi tidak ada salahnya jika kita mencoba belajar intensif sendiri gratis tanpa kursus atau les yang sekiranya membutuhkan biaya yang cukup mahal. Disini saya menyediakan Buku Elektronik yang berformat .pdf agar lebih effesien dari segi pemakaian dari pada menggunakan aplikasi. Untuk yang belum support format tersebut dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Kings*ft ffice, Micrsoft W*rd atau sejenisnya. Silahkan di unduh di bawah ini. Arigatōgozaimashita...

bahasa-jepang-nihongo-in.pdf

Tuesday, August 11, 2015

Tahapan Perkembangan Negara Menurut V.W Rostow

Tahapan Perkembangan Negara Menurut V.W Rostow

rostows.jpg

Apakah setiap negara memiliki perkembangan yang sama atau berbeda? Teori ini mungkin akan menjelaskan hal tersebut. W.W Rostow merupakan ahli ekonomi pembangunan asal Amerika. Ia mengemukakan teori mengenai perkembangan dan pertumbuhan sebuah negara mulai dari keadaan yang tradisional hingga modern. Menurut Rostow sebuah negara mengalami 5 tahapan perkembangan yaitu:

1. Masyarakat tradisional 2. Pra Kondisi Lepas Landas 3. Lepas Landas 4. Kedewasaan 5. Konsumsi Tingkat Tinggi

Masyarakat Tradisional :merupakan tahapan awal perkembangan sebuah negara. Sektor utama pada masa ini adalah pertanian dimana teknologi belum begitu aktif berperan. Masyarakat masih memegang teguh adat istiadat dan lebih percaya kepada hal-hal gaib. Produktivitas pertanian masih sangat rendah dan hanya bersifat memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri (subsisten farming). Pra Kondisi Lepas Landas adalah keadaan dimana masyarakat sudah mulai memiliki pola pikir yang lebih maju. Keadaan ini merupakan bagian dari dampak adanya revolusi industri. Masyarakat sudah mengenal tabungan dalam rumah tangga. Sektor pertanian dikelola dengan cara yang lebih modern baik dari segi teknis maupun tujuannya.

Lepas Landas merupakan: keadaan dimana pertumbuhan ekonomi suatu negara bergerak dengan cepat. Investasi di berbagai bidang industri mulai mendorong peningkatan pendapatan nasional. Tahap ini merupakan tahap kritis pada masa perkembangan suatu negara karena banyak terjadi kasus kesenjangan antar lapisan masyarakat.

Kedewasaan :adalah keadaan masyarakat dimana investasi terus meningkat antra 40% sampai 60%. Teknologi baru mulai bermunculan seiring peradaban manusia yang terus maju. Tahapan ini dimulai sekitar 60 tahunan setelah kondisi lepas landas. Di Eropa, fase ini berlangsung sekitar tahun 1900. Barang yang diproduksi mulai beranekaragam mulai dari barang konsumsi hingga barang berbentuk modal.

Konsumsi Tingkat Tinggi :adalah fase dimana kondisi masyarakat secara umum sudah dikatakan makmur. Tingkat konsumsi masyarakat sudah sangat tinggi dikarenakan arus perdagangan lintas negara dan kebijakan- kebijakan pasar yang mendorong kemudahan transaksi ekonomi.

Itulah sedikit penjelasan mengenai tahapan perkembangan sebuah negara. Lalu dimanakah kira-kira letak Indonesia saat ini? Silahkan jawab sendiri oleh anda?. Semoga bermanfaat..:)

Sunday, June 21, 2015

SISTEM BELAJAR YANG EFEKTIF

20150621225153.png

Belajar adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan dalam proses penguasaan ilmu. Namun, sebelum dan dalam proses belajar itu sendiri ada beberapa faktor yang harus dilakukan supaya suasana belajar kita jadi efektif.

1.Sebelum mulai belajar, aturlah mood yang menunjang untuk belajar. Oleh karena itu pilih waktu, lingkungan dan sikap yang tepat. Misalnya kalau kita merasa lebih nyaman belajar pakai musik yang lembut, siapkan saja beberapa lagu untuk diputar setiap kali kita belajar. Satu yang pasti, tempat kita belajar dan lampu penerangan harus mendukung supaya kita bisa betah belajar dantidak terganggu.

2. Tandai semua bahan yang kurang dimengerti supaya bisa lebih fokus ketika belajar. Supaya tidak ada yang terlewat ketika belajar, tak ada salahnya mencatat poin-poin yang akan dipelajari.

3. Setelah mempelajari suatu topik tertentu, cobalah mengulang kembali yang telah dipelajari dengan kata-kata sendiri.

4. Bila masih ada topik yang tidak dimengerti, jangansungkan – sungkan untuk mengulang topik tersebut. Carilah referensi dari beragam sumber, bisa dari buku pendukung lain atau mungkin orang lain yang lebih ahli dalam bidang tersebut seperti guru.

5. Setelah menguasai materi, jangan langsung buru-buru menutup buku, tapi cobalah untuk mengembangkan materi yang ada. Tujuannya supaya materi yang baru dipelajari bisa meresap benar ke pemahaman kita. Materi bisa langgeng di memori kita tanpa perlu menghapal 100%.

Caranya :Buatlah pertanyaan atau kritik apa yang bakal kita sampaikan kalau seandainya kita bertemu langsung dengan pengarang atau penemu teori yang sedang dipelajari?– Pikirkan bagaimana teori ini dapat diterapkan ke hal-hal yang sesuai dengan minat pribadi.– Cobalah membuat informasi yang menarik buat orang lain tentang materi yang baru dipelajari itu. Selamat belajar!

source: antonikeren.wordpress.com

Wednesday, June 10, 2015

BAB SESORAH

SESORAH utawa pidhato utawa tanggap wacana yakuwi njlentrehaké idhe utawa pokok pikiran kanthi wujud tembung- tembung kang diucapaké marang wong akéh. Tujuan lan isi tanggap wacana utawa pidhato iku werna- werna, ana kang tujuane kanggo menéhi hiburan, menéhi informasi, utawa ajak- ajak marang kang rungokaké supaya nindaki apa kang dikarepaké pemicara. Déné miturut kaanané, jinisé pidhato iku uga werna- werna, yakuwi: kaanan resmi, setengah resmi , ora resmi, lan sapanunggalané . Kepriyé carané pidhato kang apik lan kasil bakal dijlentrehaké ing kéné. Wektu Pidhato pemicara iku digatekaké déning kabéh kang rungokaké. Kabéh kang ana ing pemicara saka klambi, rambuté, tekan carané mlaku ing podium digatekaké déning pamirengé. Kepriyé carané ngadeg uga ora luput saka pengamatanné pemireng pidhato iku. Apa kang ora pas saka pemicara bisa dadi bahan panacad déning para pemireng. Panacad iku nyebabaké pidatoné ora kasil kanthi apik. 1. Carané Nganggo Klambi . Klambiné kudu resik, rapi, sopan, lan jumbuh kaliyan kaanané pemireng pidhato iku. Carané nganggo penganggon utawa klambi kudu bener., umpamane: peciné ora miring, dasiné anggoné nalekaké wis bener. Jinisé klambi uga kudu nyesuaiaké karo pemirengé, yén pemirengé nganggo jas pemicarané beciké uga nganggo jas, yén pemirenge nganggo hem lengen dawa becike pemicarane uga nganggo hem lengen dawa. 2. Carané Ngadeg ing Podium. Sadurungé diwènéhi wektu déning wong kang macakaké pranata adicara, beciké pemicara lungguh ana papan kang rada ndelik. Aja lungguh ana ngarepé pemireng, amarga penampilané mengko ora duwéni kejut. Anggoné mlaku anuju podium kudu kanthi lumrah, ora digawé- gawé. Sadurungé ngomong, ambegan lan nyawang kabéh para pamirengé kanthi sumringah. Anggoné ngadeg kanthi jejeg lan aja nyenderaké awak ing podium. 3. Carané Nggocèki Mikrofon. Mikrofon kang ana standaré ora perlu digocèki bola- bali amarga bisa muni lan brebegi. Déné mikrofon kang ora ana standaré digocèki kanthi lumrah baé. Aja dolanan kabel utawa nggaya kaya penyanyi ing panggung. Mikrofon karo lambé aja kecedaken utawa kadohan. 4. Carané Pidhato. Carané pidhato iku ana papat, yakuwi: maca naskah, ngapalaké, spontanitas, lan njlentrehaké utawa njabaraké kerangka pikiran. Nulis Pidhato Babagan pidatho wis dipratelakaké secetha- cethané ing ngarep. Sadurungé gawé naskah utawa teks pidhato, amrih beciké gawé cengkorongané iku kaya ing ngisor iki. 1. Uluk salam/ salam pembuka 2. Purwaka basa: atur pakurmatan, atur puja- puji, atur panuwun 3. Surasane basa/ isine pidhato 4. Ringkesan isi pidhato 5. Salam panutup

TUJUAN PIDATO

1. Menehi Hiburan . Pidhato jinis iki ditindakaké ana ing acara pahargyan. Déné tujuané yakuwi supaya acara iku bisa sumringah lan meriah. Pemicara mung ngandharaké babagan kang gawé seneng lan bungah, uga nganggo basa kang santai lan raket. 2. Menéhi Kawruh. Pidhato iki isiné ngandharake babagan kang sacetha-cethané, supaya pamireng mangerti. Pemicara bisa nganggo conto, mbandingaké, nerangaké, lan liya- liyané kang kabéh mau gunané kanggo njelasaké marang pemirengé. 3. Ajak- ajak. Pemicara ngandharaké alesan, bukti, lan conto supaya pamirengé gelem nindakaké kaya apa kang dikarepaké pemicara. Pidhato iki umumé jinis pidhato kampanye arep pemilhan umum. Kaanan Pidato 1. Kaanan Resmi. Kanggo kaanan resmi, lumrahé pamicara maca naskah kang wis disiapaké supaya ora salah anggoné pidhato lan naskah iku bisa kasimpen kanggo arsip. Pemicara ora bisa ngandharaké pidhatoné sakarepé dhewe amarga wektune wis diatur. 2. Kaanan Setengah Resmi. Pemicarané bisa ngandharaké pidathoné rada longgar. Nanging, kesan resmi kudu tetep digatekaké. 3. Kaanan Ora Resmi. Pemicara bisa ngandharaké pidhatoné miturut tujuan utawa pemirengé. 4. Kaanan Liya- liyane. Sakliyané kaanan kang wis kaandhraké iku, isih ana kaanan kang uga duweni pengaruh marang cara ngandharake pidhato, yaiku pemirenge lungguh apa ngadeg, wektune esuk apa awan, anggone pidhato dewe apa karo wong liya. Contone, yen pemirenge ngadeg pidhatone kanthi singkt bae. Pendekatan Isi Pidhato 1.Pendekatan Intelektual. Pendekatan iki digunakake yen pemirenge duwe pendidikan kang cukup. 2. Pendekatan Moral. Pendekatan iki digunakake yen pemirenge seneng melu kegiatan moral, apa meneh moral keagamaan. Pemicara bisa nganggo kutipan ayat kitab suci utawa sumber liya kang cocok. 3. Pendekatan Emosional. Pendekatan emosional bisa kagunakake yen pemirenge kurang pendidikan. Pemirenge kang kaya mangkono gampang anggone nampa isi pidhato lumantar emosine. Mula, kudu disenggl nganggo semangat, kabutuhane, lingkungane, kasumehane, utawa liya- liyane kang bisa gawe gampang nampa isi pidhato iku. Pidhato mono bisa dileksanakake mawa teks, kang diarani metode membaca, bisa cara ngappalake teks, bisa sakcar ekstemporan yaiku ngapalake bagean kang pokok banjur ngembangake pangandikan nalika nglaksanakake pidhato. Ana uga cara impromtu, yaiku manawa pidhato sakcara ndadak utawa spontan, dadi ora ana persiapan. Saiki kang durung tampa giliran ngrungakake temenan. Gelem niteni lan migatekake basa kang becik. Dadi besuk tekan titi wancine diparingi giliran maju, pidhatomu: 1. Isine bisa nalar.

2. Pamilihing tembung trep, ukara cetha, basane sreg, luwes, bener, becik. 3. Anggone medhar runtut sarta gembleng, yen

perlu wedharanmu metu kamoncerane utawa variasine. 4. Lagak lageyan, obah owahing pasemon,

tandang grayang, obahing peranganing badan liyane sarwa pantes, mrabawani, lan mranani. 5. Aja lali: kedaling lesan kang mapan,

pangucaping tetembungan kang bener, lagune wicara kang nemsemake.

Tuesday, June 9, 2015

Narrative Text :English Study

SUMMARY@

1. A narrative tells a story

2. A narrative is mainly used entertain

3. A narrtive consists of several parts: * Orentation This part introduces characters and/or sets the scene (when/where). * Complication(s) In this part, the main character is faced to a problem.

* Resolutions(s) This part tells how the problem as resolved, for better or worse

4. An example of a narrative:

THE ANT AND THE DOVE

Orientation - introduces the characters and sets the scene

One hot day , an ant was searching for some water. After walking around for some time,she came to a spring

Complicarltion (1) - the main character is faced to a problem

To reach the spring she had to climb up blade of grass. While making her way up, she slipped and fell into the water

Resolution (1) - tells how the problem si resolved

She could have drowned if a dove up a nearby tree had not helped her. Seeing that the ant was in trouble, the dove quickly pkucked a leaf and dropped it into the water near the stuggling ant. The ant mivee towards the leaf and climbed up there. Soon, it carried her safely to dry ground.

Complication(2) - the main character is faced to a problem Juat at that time, a hunter nearby was throwing out his net towards the dove, hoping to trap it

Resolution (2) - tells how the problem is resolved

Guessing what he was about to do, the ant quickly bit him on the heel. Feeling the pain, the hunter dropped his net. Quickly, dove flird away to safety

5. A narratibe mainly used past tense. However, present tense can also be used within dialouges

Thursday, June 4, 2015

CARA BELAJAR EFEKTIF

Cara Belajar Efektif dan Mudah Paham

t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTPYgWDRzo8cxM0nY-KIk_Pi8CXMiEOactkyEY3oL3adqTNFxLWFHo8Y1I

1. Belajar tanpa Mood

Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja. iya kalau pas nice mood, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan.

2. Belajarlah di manapun anda suka

Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian

Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian"..kira-kira teman-teman sudah mendengar ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan.

4. Belajar sambil diskusi

Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua akan menjadi seimbang. 5. Belajar dengan diiringi musik

Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it :)

6. Jangan hanya menghafal

metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep- konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya

Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal!

8. Coba dan Gagal (Trial and Error)

Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka

Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on ^_^

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah

Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar

Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.